October 24, 2021

Log Of Oyazhuryachna

Blog berbagi resource programming

Me-remote Modem ADSL Milik Sendiri

Artikel kali ini akan membahas bagaimana kita me-remote modem ADSL milik kita sendiri, apabila kita bisa me-remote modem milik kita maka kita bisa melakukan remote terhadap PC milik kita baik komputer PC di rumah atau bahkan komputer server di tempat anda bekerja. Sebagian dari anda mungkin berfikir bahwa untuk me-remote sebuah modem atau bahkan komputer via jaringan internet maka kita setidaknya harus memiliki IP Public yang harganya lumayan mahal.

Pemikiran tersebut memang tidaklah salah, idealnya memang seperti itu. Tapi hal itu bukan merupakan pilihan akhir. Untuk bisa melakukan remote terhadap komputer milik kita baik komputer pribadi maupun komputer server di kantor minimal anda mimiliki akses internet 24 jam dengan bandwidth minimal 1 Mb (penulis belum mencoba dibawah 1 Mb, karena akses Speedy yang penulis gunakan adalah 2 Mb).

Pada artikel ini hanya akan membahas step pertama yaitu me-rempote modem, untuk melakukanya lakukan langkah berikut :

  • Login ke modem anda (dalam hal ini penulis menggunakab Modem SMC Baricade.
  • Cari Parameter Wan IP (dalam hal ini seperti terlihat di gambar adalah xx.xx.xx.xx)
    Nah IP itulah yang bisa anda gunakan untuk me-remote modem anda. Lihat gambar !
  • Catat Modem tersebut dan coba anda pergi ke warnet dan akses IP tersebut di browser.
  • JIka berhasil maka akan keluar tampilan halaman login, dan coba lakukan login jika password dan username benar maka sekarang anda sudah login ke modem anda di rumah / kantor dari warnet !
  • Cukup sampai disitu ? Tidak !! permasalahan akan timbul apabila modem anda padam misal karena mati listrik maka IP di modem tersebut akan berubah karena IP yang digunakan bersifat dinamis bukan statis. Sehingga apabila IP berubah maka anda harus tahu IP terakhir yang ada di Modem, bagaimana caranya ?? anda menghubungi orang yang dekat dengan modem dan meminta orang tersebut membuka situs ipgue.com dan memberikan ip yang didapat kepada anda atau lebih extrem lagi anda meminta teman anda tersebut login ke modem dan memberitahukan wan ip yang ada pada modem !

Itulah kelemahan utama dari IP Speedy yang sifatnya dinamis, pertanyaan selanjutnya apakah ada caranya supaya IP nya statis ? ada yaitu :

  1. Membeli IP Public yang nilanya jutaan rupiah per bulan
  2. Meminta kepada pihak telepon untuk menstatiskan IP yang anda miliki
  3. Membuat sebuah nama domain gratisan yang akan diarahkan ke IP yang anda miliki serta memasang aplikasi kecil yang akan mengupdate IP terakhir yang digunakan oleh modem anda dan mengirimkan informasinya ke nama domain yang anda buat tersebut.

Cara mana digunakan oleh penulis ?? sampai saat ini penulis menggunakan cara ketiga yaitu menggunakan layanan dyndns.org serta memasang sebuah aplikasi kecil yaitu dyndns updater (windows) atau DDClient (linux).

Manfaat apa yang penulis peroleh ?? selama ada internet penulis bisa me-remote server linux dengan spesifikasi :

  1. Procesor Quad Core
  2. Hardisk 1 Terabyte
  3. RAM 4 GB

Dimana server tersebut berfungsi sebagai :

  1. web server,
  2. database server,
  3. SSH server,
  4. Ftp Server,
  5. Mail Server,
  6. Telnet,
  7. Web Proxy Transparent + Mikrotik

Semuanya penulis maintenance dan kendalikan secara remote hanya berbekal akses internet dari Modem telkom flash !
Tunggu artikel berikutnya tentang seting dan pendaftaran di dyndns.org

You may have missed